Tugas Pembelajaran Kelas X IPS 1, 2 dan 3

Tugas  pembelajaran selama periode belajar di rumah adalah sebagai berikut :
A. Petunjuk Pengerjaan
     1. Baca baik-baik setiap pernyataan maupun pertanyaan
     2. Kerjakan secara individual
     3. Pengerjaan diisikan dengan meng-klilk "Posting Komentar" di  bagian bawah teks ini
     4. setelah diklik akan muncul teks "Masukkan komentar Anda... mulailah menulis di situ
     5. Siswa lain yang menanggapi  komentar yang diisikan temannya akan memperoleh poin nilai
     6. Komentar harus sejalan dengan materi pembelajaran

B.  Materi  Pembelajaran
     Materi 1
     http://spiritsosiologi.blogspot.com/2012/12/materi-sosiologi-sma-kelas-x-semester-2.html
     Beri tanggapan atas pertanyaan-pertanyaan berikut ini. Setiap tanggapan harus diakhiri dengan mencantumkan nama dan kelas.

      Materi 2 akan diposting dua hari lagi



      

Komentar

  1. Mengapa penyimpangan sosial terjadi di masyarakat?

    Faizal Adi Mukti
    12
    X IPS 2

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena terdapat beberapa macam faktor yang menyebabkan terjadinya penyimpangan sosial, seperti:
      Faktor internal,Faktor eksternal, dan karena di dalam masyarakat mesti ada perbedaan pendapat dll

      Maaf kalo salah,
      Widdatun Nessa
      X ips3

      Hapus
    2. Karena terdapat beberapa macam faktor yang menyebabkan terjadinya penyimpangan sosial, seperti:
      #Faktor sosialisasi
      Merrupakan sebuah bentuk dari perilaku yang dimana menyimpang dikarenakan terdapat sebuah ketidaksesuaian akan pesan, norma dan juga nilai yang dimana kemudian akan disampaikan pada masing-masing dari agen sosialisasi maupun pada individu lainnya.
      #Faktor anomie
      Faktor anomie juga akan dijelaskan sebagai sebuah bentuk dari keadaaan yang dimana sebuah kelompok dari masyarakat akan kehilangan pegangan pada norma yang ada. Hal ini kemudian sering terjadi pada berbagai macam masyarkat yang dimana memiliki berbagai macam betuk dari norma dan nilai yang saling bertentangan antara yang satu dengan yang lainnya.
      #Faktor differential association
      Semakin tinggi sebuah interaksi sosial dengan orang yang dimana melakukan berbagai macam bentuk perilaku menyimpang akan semakin tinggi kemungkinan orang tersebut untuk melakukan tindakan penyimpangan.

      Tri Puji Astuti
      29
      X IPS 1

      Hapus
    3. Karena terdapat beberapa macam faktor yang menyebabkan terjadinya penyimpangan sosial, seperti:
      #Faktor sosialisasi
      Merrupakan sebuah bentuk dari perilaku yang dimana menyimpang dikarenakan terdapat sebuah ketidaksesuaian akan pesan, norma dan juga nilai yang dimana kemudian akan disampaikan pada masing-masing dari agen sosialisasi maupun pada individu lainnya.
      #Faktor anomie
      Faktor anomie juga akan dijelaskan sebagai sebuah bentuk dari keadaaan yang dimana sebuah kelompok dari masyarakt akan kehilangan pegangan pada norma yang ada. Hal ini kemudian sering terjadi pada berbagai macam masyarkat yang dimana memiliki berbagai macam betnuk dari norma dan nilai yang saling bertentangan antara yang satu dengan yang lainnya.
      #Faktor differential association
      Semakin tinggi sebuah interaksi sosial dengan orang yang dimana melakukan berbagai macam bentuk perilaku menyimpang akan semakin tinggi kemungkinan orang tersebut untuk melakukan tindakan penyimpangan.

      Tri Puji Astuti
      29
      X IPS 1

      Hapus
    4. Karena terdapat beberapa macam faktor yang menyebabkan terjadinya penyimpangan sosial, seperti:
      Faktor sosialisasi
      Merrupakan sebuah bentuk dari perilaku yang idmana menyimpang dikarenakan terdapat sebuah ketidaksesuaian akan pesan, norma dan juga nilai yang dimana kemudian akan disampakan pada masing-masing dari agen sosialisasi maupun pada individu lainnya.
      Faktor anomie
      Faktor anomie juga akan dijelaskan sebagai sebuah bentuk dari keadaaan yang dimana sebuah kelompok dari masyarakt akan kehilangan pegangan pada norma yang ada. Hal ini kemudian sering terjadi pada berbagai macam masyarkat yang dimana memiliki berbagai macam betnuk dari norma dan nilai yang saling bertentangan antara yang satu dengan yang lainnya.
      Faktor differential association
      Semakin tinggi sebuah interaksi sosial dengan orang yang dimana melakukan berbagai macam bentuk perilaku menyimpang akan semakin tinggi kemungkinan orang tersebut untuk melakukan tindakan penyimpangan.

      Syakila Zulfa L
      33
      X IPS 2

      Hapus
    5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    7. katon cikal wangsa yudha
      X IPS 2
      18


      karena terdapat beberapa macam faktor yang menyebabkan terjadinya penyimpangan sosial,seperti:
      •faktor Sosialisasi
      •faktor Anomie
      •faktor Differential

      Hapus
    8. Karena terdapat beberapa macam faktor yang menyebabkan terjadinya penyimpangan sosial, seperti:
      Faktor sosialisasi
      Merrupakan sebuah bentuk dari perilaku yang idmana menyimpang dikarenakan terdapat sebuah ketidaksesuaian akan pesan, norma dan juga nilai yang dimana kemudian akan disampakan pada masing-masing dari agen sosialisasi maupun pada individu lainnya.
      Faktor anomie
      Faktor anomie juga akan dijelaskan sebagai sebuah bentuk dari keadaaan yang dimana sebuah kelompok dari masyarakt akan kehilangan pegangan pada norma yang ada. Hal ini kemudian sering terjadi pada berbagai macam masyarkat yang dimana memiliki berbagai macam betnuk dari norma dan nilai yang saling bertentangan antara yang satu dengan yang lainnya.
      Faktor differential association
      Semakin tinggi sebuah interaksi sosial dengan orang yang dimana melakukan berbagai macam bentuk perilaku menyimpang akan semakin tinggi kemungkinan orang tersebut untuk melakukan tindakan penyimpangan.

      Febryan taufik kurniawan
      X IPS II

      Hapus
    9. perilaku menyimpang dapat terjadi karena proses sosialisasi tidak sempurna, dan ada juga
      Penyimpangan yang dipicu oleh proses sosialisasi dari kelompok atau golongan masyarakat yang memiliki nilai atau kebudayaan menyimpang, seperti kelompok pencopet, penjudi, koruptor, dll.

      Gracia nanda christy
      Xips 1

      Hapus
    10. Karena terdapat beberapa macam faktor yang menyebabkan terjadinya penyimpangan sosial, seperti:
      -Faktor sosialisasi
      Merrupakan sebuah bentuk dari perilaku yang dimana menyimpang dikarenakan terdapat sebuah ketidaksesuaian akan pesan, norma dan juga nilai yang dimana kemudian akan disampaikan pada masing-masing dari agen sosialisasi maupun pada individu lainnya.
      -Faktor anomie
      Faktor anomie juga akan dijelaskan sebagai sebuah bentuk dari keadaaan yang dimana sebuah kelompok dari masyarakt akan kehilangan pegangan pada norma yang ada. Hal ini kemudian sering terjadi pada berbagai macam masyarkat yang dimana memiliki berbagai macam betnuk dari norma dan nilai yang saling bertentangan antara yang satu dengan yang lainnya.
      -Faktor differential association
      Semakin tinggi sebuah interaksi sosial dengan orang yang dimana melakukan berbagai macam bentuk perilaku menyimpang akan semakin tinggi kemungkinan orang tersebut untuk melakukan tindakan penyimpangan.

      PUTRI WULANDARI
      X IPS 2

      Hapus
    11. Nama: Elsa Finanda
      Kelas : X IPS 1

      Perilaku menyimpang atau sering disebut juga sebagai perilaku yang bertentangan dengan norma dan nilai sosial di masyarakat selalu ada dari zaman dahulu hingga saat ini Perilaku tersebut tentu tidak terjadi dengan sendirinya, melainkan ada hal-hal atau kondisi di masyarakat tersebut yang memicu terjadinya perilaku menyimpang. Nah, jadi faktor penyebab perilaku menyimpang tersebut yaitu:

      1. Faktor Sosialisasi

      Perilaku menyimpang terjadi salah satunya karena ketidaksesuaian pesan, norma, dan nilai yang disampaikan oleh masing-masing agen sosialisasi atau individu lain. Individu yang mempelajari perilaku-perilaku tersebut akhirnya tidak merasa bahwa hal tersebut menyimpang, dan menganggap bahwa perilaku yang ia pelajari normal untuk dilakukan.

      2. Faktor Anomie

      Secara umum, anomie dapat didefinisikan sebagai suatu keadaan di mana masyarakat kehilangan pegangan norma. Menurut Emile Durkheim, anomie adalah suatu keadaan tanpa norma dan tanpa arah, sehingga dalam masyarakat tersebut tidak tercipta kesesuaian antara kenyataan yang diharapkan dan kenyataan sosial yang ada. Hal ini sering terjadi pada masyarakat yang memiliki banyak norma dan nilai, tetapi nilai dan norma itu saling bertentangan. Sehingga yang terjadi kemudian adalah konflik nilai, bukan kesepakatan nilai. Masyarakat menjadi sulit untuk mencari pegangan dalam menentukan arah perilaku yang teratur. Gejala ini sering ditemui pada masyarakat modern, yang salah satu contohnya adalah nilai kebebasan berekspresi yang saat ini banyak dianut oleh orang-orang di negara demokratis dan liberal. Namun di masyarakat Indonesia, kebebasan berekspresi tetap ada batasnya agar tidak melanggar adat-adat ketimuran. Contohnya bisa dilihat dengan masih adanya stigma negatif pada orang-orang yang mengunggah foto-foto dengan pakaian minim di media sosial.



      3. Faktor Differential Association

      Menurut Edwin H. Sutherland, perilaku menyimpang terjadi akibat adanya differential association atau asosiasi yang berbeda terhadap suatu kejahatan. Semakin tinggi interaksi seseorang dengan orang yang berperilaku menyimpang, semakin tinggi pula kemungkinan orang tersebut untuk bertingkah laku yang menyimpang. Derajat interaksi ini pun bergantung pada frekuensi, durasi, dan intensitas, sehingga interaksi tersebut tidak cukup sekali-dua kali untuk membuat seseorang bisa terpengaruh.

      4. Faktor Labeling

      Itulah penjelasan tentang beberapa faktor penyebab perilaku menyimpang dalam masyarakat. Semoga faktor-faktor tersebut bisa segera dituntaskan. Paling enggak yaaaa…. sedikit demi sedikit perilaku menyimpang di masyarakat bisa berkurang. Betul gak?

      Faktor ini menyebutkan bahwa perilaku menyimpang muncul karena adanya cap, julukan, atau sebutan atas individu yang melakukan suatu perbuatan yang dianggap menyimpang. Bila kita memberi cap terhadap seseorang sebagai orang yang menyimpang, maka secara tidak langsung cap atau sebutan tersebut akan mendorong orang itu untuk berprilaku yang menyimpang pula.

      Hapus
    12. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  2. 1. adalah sebuah proses pembelajaran individu seumur hidup, yang berhubungan dengan pembelajaran nilai dan norma sosial di masyarakat guna menjalankan dan menciptakan sikap dan perilaku individu sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku.dan ada 3 tahapan sosialisasi yaitu prepare stage,play stage,game stage,dan generalized other.
    Sosialisasi bertujuan untuk mengembangkan kemampuan bermasyarakat.

    2.Penyimpangan sosial adalah perilaku yang melanggar norma norma yang berlaku. Penyimpangan sosial terjadi karena gagalnya proses sosialisasi dalam diri seseorang.

    3.pengendalian sosial adalah tindakan yang bertujuan untuk mencegah atau menghindari perilaku penyimpangan sosial. Ada 2 sifat pengendalian sosial yaitu preventif (pencegahan) dan represih (penindakan)

    Nama:Fatih Wahyu
    Kelas: x IPS 3
    No:14

    BalasHapus
  3. Apa tujuan sosialisasi dalam masyarakat?

    Nama:Widdatun Nessa
    Kelas :Xips3

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1.Memberikan keterampilan yang dibutuhkan seseorang dalam kehidupan ditengah-tengah masyarakat

      2.Menanamkan nilai-nilai pada seseorang dan kepercayaan pokok yang ada di masyarakat

      3.Mengembangkan kememapuan seseorang untuk berbicara atau berkomunikasi dengan baik

      4.Mengembangkan kemampuan seseorang mengendalikan dirinya sesuai dengan fungsinya sebagai bagian dari masyarakat.

      Nama:inkha prastiwi
      Kelas:x ips 3

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    3. Pada prinsipnya,sosialisasi dalam masyarakat yaitu untuk membentuk kepribadian seseorang agar selaras dengan nilai dan norma umum yang berlaku dimasyarakat

      Tri Puji Astuti
      29
      X IPS 1

      Hapus
    4. a. Memberikan keterampilan kepada seseorang untuk dapat hidup bermasyarakat
      b. Mengembangkan kemampuan sesorang dalam berkomunikasi secara efektif
      c. Mengembangkan fungsi-fungsi organik seseorang melalui introspeksi yang tepat
      d. Menanamkan nilai-nilai dan kepercayaan kepada seseorang yang mempunyai tugas pokok dalam masyarakat

      Hapus
    5. 1.Memberikan keterampilan yang dibutuhkan seseorang dalam kehidupan ditengah-tengah masyarakat

      2.Menanamkan nilai-nilai pada seseorang dan kepercayaan pokok yang ada di masyarakat

      3.Mengembangkan kememapuan seseorang untuk berbicara atau berkomunikasi dengan baik

      4.Mengembangkan kemampuan seseorang mengendalikan dirinya sesuai dengan fungsinya sebagai bagian dari masyarakat.

      Nama=Fiqna Nafial Khaq
      Kelas= X ips 3

      Hapus
    6. 1.Memberikan keterampilan yang dibutuhkan seseorang dalam kehidupan ditengah-tengah masyarakat

      2.Menanamkan nilai-nilai pada seseorang dan kepercayaan pokok yang ada di masyarakat

      3.Mengembangkan kememapuan seseorang untuk berbicara atau berkomunikasi dengan baik

      4.Mengembangkan kemampuan seseorang mengendalikan dirinya sesuai dengan fungsinya sebagai bagian dari masyarakat.

      An Nafi sw
      X Ips 3

      Hapus
    7. 1.Memberikan keterampilan yang dibutuhkan seseorang dalam kehidupan ditengah-tengah masyarakat

      2.Menanamkan nilai-nilai pada seseorang dan kepercayaan pokok yang ada di masyarakat

      3.Mengembangkan kememapuan seseorang untuk berbicara atau berkomunikasi dengan baik

      4.Mengembangkan kemampuan seseorang mengendalikan dirinya sesuai dengan fungsinya sebagai bagian dari masyarakat.

      An Nafi sw
      X Ips 3

      Hapus
    8. Tujuan sosialisasi pada prinsipnya adalah untuk membentuk kepribadian seseoarang agar selaras sengan nilai dan norma umum yang berlaku di masyarakat. Selaras dengan nilai dan norma artinya, individu menyadari status sosialnya di masyarakat sehingga dapat menjalankan peran sosialnya sebagaimana mestinya. Selain itu, dengan kepribadian yang selaras, individu dianggap akan mampu hidup bermasyarakat.

      Fauzi khoirul umam
      X ips 1 (12)

      Hapus
    9. Tujuan sosialisasi:
      Memberikan keterampilan yang dibutuhkan seseorang dalam kehidupan ditengah-tengah masyarakat
      Menanamkan nilai-nilai pada seseorang dan kepercayaan pokok yang ada di masyarakat
      Mengembangkan kememapuan seseorang untuk berbicara atau berkomunikasi dengan baik
      Mengembangkan kemampuan seseorang mengendalikan dirinya sesuai dengan fungsinya sebagai bagian dari masyarakat.

      Deanita Bella Putri M
      X IPS 1 / 07

      Hapus
    10. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    11. katon cikal wangsa yudha
      X IPS 2
      18

      Tujuan sosialisasi pada prinsipnya adalah untuk membentuk kepribadian seseoarang agar selaras sengan nilai dan norma umum yang berlaku di masyarakat. Selaras dengan nilai dan norma artinya, individu menyadari status sosialnya di masyarakat sehingga dapat menjalankan peran sosialnya sebagaimana mestinya. Selain itu, dengan kepribadian yang selaras, individu dianggap akan mampu hidup bermasyarakat.




      Hapus
    12. 1.Memberikan keterampilan yang dibutuhkan seseorang dalam kehidupan ditengah-tengah masyarakat

      2.Menanamkan nilai-nilai pada seseorang dan kepercayaan pokok yang ada di masyarakat

      3.Mengembangkan kememapuan seseorang untuk berbicara atau berkomunikasi dengan baik

      4.Mengembangkan kemampuan seseorang mengendalikan dirinya sesuai dengan fungsinya sebagai bagian dari masyarakat.

      Febryan taufik kurniawan
      X IPS II

      Hapus
    13. Tujuan sosialisasi pada prinsipnya adalah untuk membentuk kepribadian seseoarang agar selaras sengan nilai dan norma umum yang berlaku di masyarakat. Selaras dengan nilai dan norma artinya, individu menyadari status sosialnya di masyarakat sehingga dapat menjalankan peran sosialnya sebagaimana mestinya. Selain itu, dengan kepribadian yang selaras, individu dianggap akan mampu hidup bermasyarakat.

      Lintang Abigail Yokanan
      X IPS 1 (18)

      Hapus
    14. Nama: Elsa Finanda
      Kelas: X ips 1 ( 10)

      ➡Tujuan dari sosialisasi yaitu:

      ➡untuk membentuk kepribadian seseoarang agar selaras sengan nilai dan norma umum yang berlaku di masyarakat✅

      Hapus
  4. Mengapa pendidikan dikategorikan sebagai bentuk pengendalian sosial?

    Syakila Zulfa L
    X IPS 2
    33

    BalasHapus
    Balasan
    1. Agar kita menjadi manusia yang terpelajar dan terhindar dari kesalahan2 peraturan yang kita lakukan

      Widdatun Nessa
      X IPS 3

      Hapus
    2. Pemberian pendidikan kepada seseorang atau sekelompok orang juga dikategorikan sebagai bentuk pengendalian sosial. Pasalnya, hal ini dilakukan agar seseorang atau sekelompok orang itu paham dan mau menerapkan apa yang telah menjadi nilai dalam masyarakat tersebut.
      Nama : Nur Aeni ( 22 )
      Kelas : X IPS 1

      Hapus
    3. Karena Pendidikan merupakan usaha sadar yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang untuk mempengaruhi seseorang atau sekelompok orang agar mencapai taraf kedewasaan. Melalui pendidikanlah seseorang mengetahui, memahami, dan sekaligus mempraktikkan sistem nilai dan sistem norma yang berlaku di tengah-tengah masyarakat.

      Setyorani Rachma S
      X IPS 3

      Hapus
    4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    5. Karna dengan berpendidikan membuat kita mengetahui apa saja tindakan yang tidak boleh dilakukan seperti kriminalitas,
      Agar kita menjadi manusia yang terpelajar dan terhindar dari kesalahan2 peraturan yang kita lakukan.

      Meisheila Berlian K
      X IPS 2

      Hapus
    6. Agar kita menjadi manusia yang terpelajar dan terhindar dari kesalahan2 peraturan yang kita lakukan

      febryan taufik kurniawan
      X IPS II

      Hapus
    7. Mengapa pendidikan dikategorikan sebagai bentuk pengendalian sosial ?
      Karena, lembaga pendidikan merupakan bagian dari sistem yang mendidik, mengajak bahkan memaksa peserta didik untuk berperilaku sesuai dengan nilai dan norma sosial yang berlaku di masyarakat agar terlaksana secara tertib dan teratur. Lembaga pendidikan juga bersifat preventif (pencegahan) sebelum penyimpangan terjadi, maka dalam hal ini lembaga pendidikan sangat berperan aktif sebagai alat pengendalian agar peserta didik tetap berperilaku sesuai aturan yang ada. Seperti, menanamkan karakter kebangsaan kepada peserta didik, memberikan sanksi sanksi bagi siswa yang melakukan perilaku menyimpang, memberikan teguran bagi siswa yang melakukan perilaku menyimpang dan sebagainya.
      Maulana Rizqi M
      20
      X IPS 2

      Hapus
  5. Nama : Nur Aeni ( 22 )
    Kelas : X IPS 1
    1. Mengapa dimasyarakat
    Terjadi konflik sosial?

    Jawab :

    Hal tersebut dikarenakan adanya :

    1. Sebuah perbedaan yang dimana dimiliki antar individu

    2. Sebuah perbedaan yang dimana dimiliki antar kebudayaan

    3. Sebuah perbedaan yang dimana dimiliki dalam sebuah kepentingan

    4. Sebuah perbedaan yang dimana dimiliki antar etnis

    5. Sebuah perbedaan yang dimana dimiliki antar ras, dan

    6. Sebuah perbedaan yang dimana dimiliki antar agama.
    Penjelasan :

    Dalam sebuah konflik yang dimana terjadi disekitar masyarakat adalah sebuah ego yang dimana dimiliki oleh masing-masing individu yang dimana kemudian ego tersebut tidak dapat dikendalikan secara tepat yang dimana dikemudian hari akan dapat menimbulkan sebuah konflik yang dimana terjadi dengan individu lainnya, dalam hal tersebut sebagaimana contohnya adalah sebuah pertengkarang yang dimana terjadi antar siswa di sekolah sebagaimana misalnya.

    Kemudian, sebuah karakter yang dimana dimiliki oleh seseorang biasanya akan dibentuk dalam sebuah lingkungan keluarga dan juga dalam sebuah lingungan masyarakat. Masayrakat sendiri tidak semua memiliki kesamaan dalam bentuk kebiasaan, nilai dan juga sebuah norma sosial yang dimana sama. Oleh karena itu lah timbul sebuah hal yang dimana disebut dengan perbedaan dalam sebuah kebiasaan, dalam hal ini nilai dan juga norma sosial yang dimana bangun oleh masing-masing orang dan juga kelompok kemudian akan dapat menjadi sebuah pemicu dari sebuah konflik yang dimana apabila dari seluruh pihak yang bersangkutan tidak memiliki keinginan untuk memberikan pengertian terhadap perbedaan akan nilai dan juga norma satu dengan lainnya.

    2. Seorang anak minta dibeliin
    gadget.
    Penyebab :
    Hal yang menyebabkan ini bisa terjadi adalah seorang temannya membawa smartphone ketika sekolah berlangsung. Akan banyak temannya yang melihat, dan tidak sedikit yang ingin dibelika orang tuanya.

    Selain dari masalah finansial, keinginan seorang anak akan tidak dibelikan smartphone karena memang bertentangan dengan keinginan orang tua yang berencana membelikannya ketika sudah remaja.

    Konflik ini bisa saja timbul akibat kekesalan anak kepada orang tua, atau seorang anak yang pasrah karena memang belum waktunya.

    Salah satu faktor penyebabnya adalah karena perbedaan kepentingan individual yang terlihat jelas ketika anak ingin smartphone dan orang tua tidak membeli ini menunjukkan ketidak sesuai dengan kepentingan.
    Jenis : konflik individual
    Konflik Individual – merupakan konflik yang terjadi karena ada benturan dua kepentingan dari dua individu yang berbeda. Hal ini terjadi karena setiap orang memiliki keinginan dan kebutuhan yang berbeda.
    Solusi :
    1. Perbanyak aktivitas anak.
    2. Orang tua bersikap disiplin
    dan tegas.
    3. Sediakan mainan alternatif.
    4. Selalu beri contoh terbaik.
    5. Luangkan banyak waktu
    untuk anak.



    BalasHapus
    Balasan
    1. konflik muncul karena adanya hubungan dalam masyarakat yang saling bergantung satu dengan lainya atau bersifat negatif. Setiap konflik dalam masyarakat memiliki dua dimensi sekaligus yaitu dimensi kooperatif dan dimensi kompetitif. Konflik dengan kadar kompetisi yang cukup tinggi akan membawa dampak destruktif, sedangkan konflik dengan dimensi kooperatif akan menimbulkan dampak konstruktif.

      Setyorani Rachma S
      X IPS 3

      Hapus
    2. Karna Perbedaan Antarindividu
      Perbedaan Antarkebudayaan
      Perbedaan Kepentingan
      Perbedaan Etnis
      Perbedaan Ras
      Perbedaan Agama

      Meisheila Berlian K
      X IPS 2

      Hapus
    3. Karna Perbedaan Antarindividu
      Perbedaan Antarkebudayaan
      Perbedaan Kepentingan
      Perbedaan Etnis
      Perbedaan Ras
      Perbedaan Agama

      Febryan taufik kurniawan
      X IPS II

      Hapus
  6. Menurut lemert,penyimpangan dibedakan menjadi 2,yaitu...
    Nama:inkha prastiwi
    Kelas:x ips 3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut Lemert, Penyimpangan dibedakan menjadi dua:
      •Penyimpangan primer; dilakukan oleh seseorang secara temporer, dan pelakunya masih dapat diterima secara sosial
      •Penyimpangan sekunder; penyimpangan yang dilakukan secara berulang-ulang bahkan menjadi kebiasaan dan ciri khas dari pelakunya.

      Widdatun Nessa
      X IPS 3

      Hapus
    2. m.ilham.a
      xips 3
      mengapa sering terjadi konflik sosial?

      jawab:
      karna sifat dan sikap seseorang yang berbeda dan tidak adanya toleransi dan adapun hal lain yg meliputi seperti
      *perbedaan pendapat
      *saling mengejek
      *tidak bertoleransi

      Hapus
    3. Penyimpangan primer; dilakukan oleh seseorang secara temporer, dan pelakunya masih dapat diterima secara sosial
      •Penyimpangan sekunder; penyimpangan yang dilakukan secara berulang-ulang bahkan menjadi kebiasaan dan ciri khas dari pelakunya.

      Nama=Fiqna Nafial Khaq
      Kelas= X ips 3

      Hapus
    4. Menurut Lemert, Penyimpangan dibedakan menjadi dua:
      Penyimpangan primer; dilakukan oleh seseorang secara temporer, dan pelakunya masih dapat diterima secara sosial
      Penyimpangan sekunder; penyimpangan yang dilakukan secara berulang-ulang bahkan menjadi kebiasaan dan ciri khas dari pelakunya.

      Fauzi khoirul umam
      X Ips 1 (12)

      Hapus
    5. Menurut Lemert, Penyimpangan dibedakan menjadi dua:
      Penyimpangan primer; dilakukan oleh seseorang secara temporer, dan pelakunya masih dapat diterima secara sosial
      Penyimpangan sekunder; penyimpangan yang dilakukan secara berulang-ulang bahkan menjadi kebiasaan dan ciri khas dari pelakunya.

      Deanita Bella Putri M
      X IPS 1 / 07

      Hapus
    6. Menurut Lemert, penyimpanan dibedakan menjadi dua,yaitu:
      1.penyimpanagn primer
      2.penyimpangansekunder

      Hapus
    7. Menurut Lemert,penyimpanan dibedakan menjadi dua,yaitu:
      1.penyimpangan primer
      2.penyimpangan sekunder




      M.faishol
      X-IPS 2

      Hapus
    8. Menurut Lemert, Penyimpangan dibedakan menjadi dua:
      Penyimpangan primer; dilakukan oleh seseorang secara temporer, dan pelakunya masih dapat diterima secara sosial
      Penyimpangan sekunder; penyimpangan yang dilakukan secara berulang-ulang bahkan menjadi kebiasaan dan ciri khas dari pelakunya.

      Febryan taufik kurniawan
      X IPS II

      Hapus
    9. Menurut Lemert, Penyimpangan dibedakan menjadi dua:
      Penyimpangan primer; dilakukan oleh seseorang secara temporer, dan pelakunya masih dapat diterima secara sosial
      Penyimpangan sekunder; penyimpangan yang dilakukan secara berulang-ulang bahkan menjadi kebiasaan dan ciri khas dari pelakunya.


      Hafid Indra a
      X IPS 2

      Hapus
    10. Menurut Lemert (1951) Penyimpangan dibagi menjadi dua bentuk yaitu penyimpangan primer dan sekunder.
      PENYIMPANGAN PRIMER
      Penyimpangan yang dilakukan seseorang akan tetapi si pelaku masih dapat diterima masyarakat. Ciri penyimpangan ini bersifat temporer atau sementara, tidak dilakukan secara berulang-ulang dan masih dapat ditolerir oleh masyarakat. Contohnya: pengemudi yang sesekali melanggar lalu lintas.
      PENYIMPANGAN SEKUNDER
      Penyimpangan yang dilakukan secara terus menerus sehingga para pelakunya dikenal sebagai orang yang berperilaku menyimpang. Misalnya orang yang mabuk terus menerus. Contoh seorang yang sering melakukan pencurian, penodongan, pemerkosaan dan sebagainya.

      Lintang Abigail Yokanan
      X IPS 1 (18)

      Hapus
  7. Ana Agustin
    3
    X-IPS 1
    1.Perbedaan kebiasaan, nilai dan norma sosial yang dianut oleh masing-masing orang atau kelompok dapat menjadi pemicu konflik jika seluruh pihak tidak mencoba mengerti nilai dan norma satu sama lain. Tingkat kebutuhan hidup yang berbeda-beda seringkali menyebabkan adanya perbedaan kepentingan antar individu dan kelompok.
    2.Tawuran antar kampung
    -Penyebab=Tidak saling suka antara warga tersebut,sehingga mereka merasa dirinya yg paling benar.
    -Jenis=Konflik antar kelas sosial
    Dikarenakan adanya sesuatu yg dihargai seperti kekuasaan,kehormatan,kekayaan
    -Solusi konflik=Akomodasi
    Penyelesaian konfilk yg menggambarkan kompetisi bayangan cermin yg memberikan keseluruhan penyelesaian pd pihak lain tanpa ada usaha memperjuangkan tujuannya sendiri.Proses tersebut adalah taktik perdamaian.
    Atau juga bisa dengan musyawarah.

    BalasHapus
  8. m.ilham.a
    X ips3
    Karena adanya beberapa macam faktor yang meliputi terjadinya penyimpangan sosial, seperti:
    #Faktor sosialisasi

    #Faktor anomie

    #Faktor differential association

    faktor sosial juga bisa berasal dari perbedaan sosial dan sikap seseorang untuk tidak bersikap bijak dan toleransi dalam bersosialisasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bagaimana cara menyikapi seseorang yg tidak bersikap bijak dan toleran dalam bersosialisasi?

      Ana Agustin
      X-IPS 1

      Hapus
    2. Jawab: Berikut ini ada beberapa cara menyikapi masalah dengan bijak yang bisa dijadikan referensi kamu untuk mengurangi masalah yang sedang kamu hadapi. Antara lain:

      1.Kendalikan fikiran Anda
      2.menentukan tujuan hidup
      3.tidak cemas dalam kegagalan
      4.menghilangkan trauma atau fobia
      5.bersosialisasi dengan orang banyak
      6.mengontrol emosi diri
      7.berolahraga
      8.banyak bersyukur
      9.memaafkan diri sendiri
      Cara lainnya
      Selain beberapa cara menyikapi hidup dengan bijak, serta beberapa permasalahan yang selalu hadir dalam hidup diatas, dibawah ini terdapat pula cara lain yang bisa kamu terapkan untuk menenangkan pikiranmu dan meletakkan masalahmu sebentar lepas dari pikiran, antara lain:

      1.Tidur yang cukup
      2.Melihat segala sesuatu dengan positif
      3.Banyak Tersenyum
      4.Optimis di segala situasi
      5.Tenang Menghadapi masalah
      Berdoa kepada Tuhan

      Satri chandra mahardhika
      X ips 2
      Maaf kalau salah

      Hapus
  9. Nama=Fiqna Nafial Khaq
    Kelas=X ips 3
    No =14

    Apa yang di harapkan setelah adanya sosialisasi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1.Menyesuaikan perilaku yang diharapkan dan dianggap baik oleh masyarakat
      2.Mengenal dirinya dan mengembangkan segala kemampuan dengan lingkungan social
      3.Mampu menjadi anggota masyarakat yang baik
      4.Memperoleh konsep tentang dirinya.

      Hapus
    2. Jawab:Proses sosialisasi sangat penting bagi manusia karena proses sosialisasi berlangsung sepanjang hidup dan karena manusia adalah makhluk sosial, makhluk yang tidak bisa hidup tanpa orang lain, yang sangat membutuhkan teman, membutuhkan bantuan, membutuhkan keakraban, membutuhkan komunikasi serta membutuhkan interaksi dengan orang lain, dll.

      Melalui sosialisasi seseorang akan terbentuk kepribadian. Pembentukan kepribadiannya melalui proses sosialisasi yang dilakukan melalui interaksi sosial. Proses sosialisasi yang dilakukan melalui proses pendidikan dan pengajaran,dll.

      Sosialisai sangat penting karena dapat mempererat hubungan antara masyarakatnya, dapat memperoleh suatu ilmu dari suatu masyarakat tersebut, dapat membentuk suatu kepribadian yang unik.

      Manusia memerlukan sosialisasi agar potensi-potensi kemanusiaannya berkembang sehingga menjadi satu pribadi yang utuh dan menjadi anggota masyarakat yang baik.

      Dengan proses sosialisasi setiap orang belajar bagaimana mengkoordinasikan perilakunya dengan perilaku orang lain dan belajar bagaimana menyesuaikan diri dengan lingkungan tertentu sesuai dengan peranan yang disandangnya.

      Setiap orang juga diharapkan menjalankan peranan tertentu dalam kehidupan bermasyarakat.

      Seperti yang kami lakukan, kami melakukan sosialisasi setiap saat. Mencoba menggali potensi diri sekaligus mencari solusi untuk kendala yang dihadapi warga yang tinggal di sekitar kegiatan Koperasi kami. Berikan informasi tentang pentingnya mengatur keuangan sejak dini melalui kegiatan menabung dan berinvestasi.

      Hapus
    3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    5. Sosialisasi diharapkan individu dapat:
      1.Menyesuaikan perilaku yang diharapkan dan dianggap baik oleh masyarakat
      2.Mengenal dirinya dan mengembangkan segala kemampuan dengan lingkungan social
      3.Mampu menjadi anggota masyarakat yang baik
      4.Memperoleh konsep tentang dirinya.

      Fauzi khoirul umam
      X ips 1 (12)

      Hapus
    6. Dengan sosialisasi diharapkan individu dapat:
      1. Menyesuaikan perilaku yang diharapkan dan dianggap baik oleh masyarakat.
      2. Mengenal dirinya dan mengembangkan segala kemampuan dengan lingkungan social
      3. Mampu menjadi anggota masyarakat yang baik
      4. Memperoleh konsep tentang dirinya.

      Deanita Bella Putri M
      X IPS 1 / 07

      Hapus
    7. -Setiap orang dapat hidup dengan baik di tengah-tengah masyarakat, jika menghayati nilai dan norma dalam kehidupan.
      -Setiap orang dapat menyesuaikan tingkah lakunya dengan harapan masyarakat yang memiliki budaya. Di mana budaya tersebut mengikat para warganya.
      -Setiap orang dapat menyadari keberadaan dalam masyarakat. Sehingga individu tersebut mampu berperan aktif dan positif dalam kehidupan sehari-hari.
      -Setiap orang mampu menjadi anggota masyarakat yang baik.
      Keutuhan masyarakat dapat terjadi bila di antara warganya saling berinteraksi dengan baik. Interaksi tersebut didasari dengan peran masing-masing.

      Hapus
    8. -Setiap orang dapat hidup dengan baik di tengah-tengah masyarakat, jika menghayati nilai dan norma dalam kehidupan.
      -Setiap orang dapat menyesuaikan tingkah lakunya dengan harapan masyarakat yang memiliki budaya. Di mana budaya tersebut mengikat para warganya.
      -Setiap orang dapat menyadari keberadaan dalam masyarakat. Sehingga individu tersebut mampu berperan aktif dan positif dalam kehidupan sehari-hari.
      -Setiap orang mampu menjadi anggota masyarakat yang baik.
      Keutuhan masyarakat dapat terjadi bila di antara warganya saling berinteraksi dengan baik. Interaksi tersebut didasari dengan peran masing-masing.

      Hapus
  10. Karena terdapat beberapa macam faktor yang menyebabkan terjadinya penyimpangan sosial, seperti:
    Faktor sosialisasi
    Merrupakan sebuah bentuk dari perilaku yang idmana menyimpang dikarenakan terdapat sebuah ketidaksesuaian akan pesan, norma dan juga nilai yang dimana kemudian akan disampakan pada masing-masing dari agen sosialisasi maupun pada individu lainnya.
    Faktor anomie
    Faktor anomie juga akan dijelaskan sebagai sebuah bentuk dari keadaaan yang dimana sebuah kelompok dari masyarakt akan kehilangan pegangan pada norma yang ada. Hal ini kemudian sering terjadi pada berbagai macam masyarkat yang dimana memiliki berbagai macam betnuk dari norma dan nilai yang saling bertentangan antara yang satu dengan yang lainnya.
    Faktor differential association
    Semakin tinggi sebuah interaksi sosial dengan orang yang dimana melakukan berbagai macam bentuk perilaku menyimpang akan semakin tinggi kemungkinan orang tersebut untuk melakukan tindakan penyimpangan.

    David satriyo
    X ips 3

    BalasHapus
  11. Nama: Reisya Liara Sabina Ardani
    Kelas: X IPS 3
    Karena terdapat beberapa macam faktor yang menyebabkan terjadinya penyimpangan sosial, seperti:

    Faktor sosialisasi
    Merrupakan sebuah bentuk dari perilaku yang idmana menyimpang dikarenakan terdapat sebuah ketidaksesuaian akan pesan, norma dan juga nilai yang dimana kemudian akan disampakan pada masing-masing dari agen sosialisasi maupun pada individu lainnya.

    Faktor anomie
    Faktor anomie juga akan dijelaskan sebagai sebuah bentuk dari keadaaan yang dimana sebuah kelompok dari masyarakt akan kehilangan pegangan pada norma yang ada. Hal ini kemudian sering terjadi pada berbagai macam masyarkat yang dimana memiliki berbagai macam betnuk dari norma dan nilai yang saling bertentangan antara yang satu dengan yang lainnya.

    Faktor differential association
    Semakin tinggi sebuah interaksi sosial dengan orang yang dimana melakukan berbagai macam bentuk perilaku menyimpang akan semakin tinggi kemungkinan orang tersebut untuk melakukan tindakan penyimpangan.

    BalasHapus
  12. Bagaimana cara mengatasi penyimpangan sosial?


    Setyorani Rachma S
    X IPS 3

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Penanaman nilai dan norma yang kuat.
      2. Penanaman nilai dan norma yang kuat
      3. Berkepribadian Kuat dan Teguh
      Upaya-upaya Mengatasi Penyimpangan Sosial
      1. Sanksi yang tegas
      2. Giatkan penyuluhan-penyuluhan
      3. Rehabilitasi sosial

      Nama: Reisya Liara Sabina Ardani
      Kelas: X IPS 3

      Hapus
    2. Penanaman nilai dan norma terhadap anak

      Penanaman nilai-nilai ketuhanan

      Pelaksanaan peraturan tidak memihak dan tegas

      Pembentukan kepribadian yang kuat

      Melaksanakan penyuluhan-penyuluhan dan rehabilitasi

      Mengembangkan kegiatan-kegiatan positif

      Mengembangkan kerukunan antar warga masyarakat

      Nabila Hanim I
      X Ips 2

      Hapus
    3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    4. - menanamkan nilai dan norma sejak dini
      - mengadakan sosialisasi secara rutin
      - mengajarkan anak tentang ketuhanan sejak dini
      - membatasi anak menggunakan sosial media
      - mengadakan kegiatan positif dalam lingkungan masyarakat

      Patrisia Jeni A.
      X IPS 1

      Hapus
    5. Upaya untuk mengantisipasi penyimpangan sosial :
      1. Penanaman nilai dan norma yang kuat.
      2. Penanaman nilai-nilai yang kuat.
      3. Pembentukan kepribadian yang kuat
      4. Melaksanakan penyuluhan-penyuluhan.
      5. Mengawasi setiap kegiatan anak agar tidak terjerumus kedalam hal hal yang menyimpang.

      Deanita Bella Putri M
      X IPS 1 / 07


      Hapus
    6. Penanaman nilai dan norma terhadap anak

      Penanaman nilai-nilai ketuhanan

      Pelaksanaan peraturan tidak memihak dan tegas

      Pembentukan kepribadian yang kuat

      Melaksanakan penyuluhan-penyuluhan dan rehabilitasi

      Mengembangkan kegiatan-kegiatan positif

      Mengembangkan kerukunan antar warga masyarakat.

      Febryan taufik kurniawan
      X IPS II

      Hapus
    7. 1. Penanaman nilai dan norma yang kuat.
      2. Penanaman nilai dan norma yang kuat
      3. Berkepribadian Kuat dan Teguh
      Upaya-upaya Mengatasi Penyimpangan Sosial
      1. Sanksi yang tegas
      2. Giatkan penyuluhan-penyuluhan
      3. Rehabilitasi sosial

      Lintang Abigail Yokanan
      X IPS 1 (18)

      Hapus
  13. Nama: syifa maulida awaliyah
    No. :32
    Kelas : X ips 3
    Apa penyebab terjadinya pergeseran peran?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Penyebab terjadinya pergeseran peran adalah adanya globalisasi. Globalisasi merupakan suatu keadaan dimana adanya keterkaitan antara negara satu dengan negara lainnya. Globalisasi ini dapat menyebabkan terjadinya suatu pertukaran kebudayaan.

      Setyorani Rachma S
      X IPS 3

      Hapus
    2. Penyebab terjadinya pergeseran peran adalah adanya globalisasi. Globalisasi merupakan suatu keadaan dimana adanya keterkaitan antara negara satu dengan negara lainnya. Globalisasi ini dapat menyebabkan terjadinya suatu pertukaran kebudayaan.

      Nama: Reisya Liara S.A
      Kelas: X IPS 3

      Hapus
    3. Penyebab terjadinya pergeseran peran yaitu, faktor ketidakadilan. selain itu juga banyaknya terjadi perbedaan kekuatan yg dimilikinya sehingga peran tsb menjadi tergeserkan

      Nabila Hanim I
      X ips 2

      Hapus
    4. Penyebab terjadinya pergeseran peran yaitu, faktor ketidakadilan. selain itu juga banyaknya terjadi perbedaan kekuatan yg dimilikinya sehingga peran tsb menjadi tergeserkan

      Febryan taufik kurniawan
      X IPS II

      Hapus
    5. Penyebab utama pergeseran peran adalah modernisasi dan globalisai. Peran perempuan tidak hanya dalam rumah dan keluarga saja. Tetapi juga dalam politik maupun perekonomian.

      Meisheila Berlian K
      X IPS 2

      Hapus
  14. sebutkan latar belakang terjadinya penyimpangan sosial??

    Nama: Reisya Liara S.A
    Kelas: X IPS 3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Penyimpangan yg dilakukan individu atau sekelompok organisasi yg bertentangan dg nilai nilai sosial dan norma yg berlaku di dalam masyarakat

      penyebab : adanya deskriminasi dr masyarakat tsb , sikap individualis

      Widdatun Nessa
      Xips 3

      Hapus
    2. Proses sosialisasi yang tidak sempurna atau tidak berhasil karena seseorang mengalami kesulitan dalam hal komunikasi ketika bersosialisasi. Artinya individu tersebut tidak mampu mendalami norma- norma masyarakat yang berlaku.

       Penyimpangan juga dapat terjadi apabila seseorang sejak masih kecil mengamati bahkan meniru perilaku menyimpang yang dilakukan oleh orang-orang dewasa.

       Terbentuknya perilaku menyimpang juga merupakan hasil sosialisasi nilai sub kebudayaan menyimpang yang di pengaruhi oleh beberapa faktor seperti faktor ekonomi dan faktor agama. Contoh karena kekurangan biaya seorang pelajar mencuri dan seseorang yang tidak memiliki dasar agama hidupnya tanpa arah dan tujuan.

       Pertentangan antar agen sosialisasi
      Pesan-pesan yang disampaikan antara agen sosialisasi yang satu dengan agen sosialisasi yang lain kadang bertentangan, misalnya : orang tua mengajarkan merokok itu tidak baik, sementara iklan rokok begitu menarik, dan anak memiliki kelompok teman sebaya yang pada umumnya merokok, sehingga jika ia mengikuti pesan orang tuanya ia akan menyimpang dari norma kelompoknya, lama-lama anak tersebut akan menjadi perokok

       Pertentangan antara norma kelompok dengan norma masyarakat
      Kelompok masyarakat tertentu memiliki norma yang bertentangan dengan norma masyarakat pada umumnya. Contoh : masyarakat yang hidup di daerah kumuh sibuk dengan usahanya memenuhi kebutuhannya, kebanyakan mereka menganggap pengucapan kata-kata kotor, membuang sampah sembarangan, membunyikan radio dengan keras merupakan hal biasa. Namun hal tersebut bagi masyarakat umum merupakan hal yang menyimpang.

      Nama:Lausa Darmayudhanti
      Kelas:X IPS 3

      Hapus
    3. semua tindakan menyimpang dari norma yang berlaku di suatu sistem sosial untuk memperbaiki perilaku menyimpang tersebut. Latar belakangnya masa remaja awal merupakan masa transisi. pada masa transisi kemungkinan dapat menimbulkan masa krisis.

      Faiz Afri Pratama
      X Ips 3

      Hapus

    4. Belakang/sebab-sebab terjadinya penyimpangan Sosial :
       Proses sosialisasi yang tidak sempurna atau tidak berhasil karena seseorang mengalami kesulitan dalam hal komunikasi ketika bersosialisasi. Artinya individu tersebut tidak mampu mendalami norma- norma masyarakat yang berlaku.

       Penyimpangan juga dapat terjadi apabila seseorang sejak masih kecil mengamati bahkan meniru perilaku menyimpang yang dilakukan oleh orang-orang dewasa.

       Terbentuknya perilaku menyimpang juga merupakan hasil sosialisasi nilai sub kebudayaan menyimpang yang di pengaruhi oleh beberapa faktor seperti faktor ekonomi dan faktor agama. Contoh karena kekurangan biaya seorang pelajar mencuri dan seseorang yang tidak memiliki dasar agama hidupnya tanpa arah dan tujuan.

       Pertentangan antar agen sosialisasi
      Pesan-pesan yang disampaikan antara agen sosialisasi yang satu dengan agen sosialisasi yang lain kadang bertentangan, misalnya : orang tua mengajarkan merokok itu tidak baik, sementara iklan rokok begitu menarik, dan anak memiliki kelompok teman sebaya yang pada umumnya merokok, sehingga jika ia mengikuti pesan orang tuanya ia akan menyimpang dari norma kelompoknya, lama-lama anak tersebut akan menjadi perokok

       Pertentangan antara norma kelompok dengan norma masyarakat
      Kelompok masyarakat tertentu memiliki norma yang bertentangan dengan norma masyarakat pada umumnya. Contoh : masyarakat yang hidup di daerah kumuh sibuk dengan usahanya memenuhi kebutuhannya, kebanyakan mereka menganggap pengucapan kata-kata kotor, membuang sampah sembarangan, membunyikan radio dengan keras merupakan hal biasa. Namun hal tersebut bagi masyarakat umum merupakan hal yang menyimpang.

      Setyorani Rachma S
      X IPS 3

      Hapus
    5. Latar Belakang/sebab-sebab terjadinya penyimpangan Sosial :
       Proses sosialisasi yang tidak sempurna atau tidak berhasil karena seseorang mengalami kesulitan dalam hal komunikasi ketika bersosialisasi. Artinya individu tersebut tidak mampu mendalami norma- norma masyarakat yang berlaku.

       Penyimpangan juga dapat terjadi apabila seseorang sejak masih kecil mengamati bahkan meniru perilaku menyimpang yang dilakukan oleh orang-orang dewasa.
      3.Terbentuknya perilaku menyimpang juga merupakan hasil sosialisasi nilai sub kebudayaan menyimpang yang di pengaruhi oleh beberapa faktor seperti faktor ekonomi dan faktor agama. Contoh karena kekurangan biaya seorang pelajar mencuri dan seseorang yang tidak memiliki dasar agama hidupnya tanpa arah dan tujuan.
       Pertentangan antar agen sosialisasi
      Pesan-pesan yang disampaikan antara agen sosialisasi yang satu dengan agen sosialisasi yang lain kadang bertentangan, misalnya : orang tua mengajarkan merokok itu tidak baik, sementara iklan rokok begitu menarik, dan anak memiliki kelompok teman sebaya yang pada umumnya merokok, sehingga jika ia mengikuti pesan orang tuanya ia akan menyimpang dari norma kelompoknya, lama-lama anak tersebut akan menjadi perokok.
       Pertentangan antara norma kelompok dengan norma masyarakat
      Kelompok masyarakat tertentu memiliki norma yang bertentangan dengan norma masyarakat pada umumnya. Contoh : masyarakat yang hidup di daerah kumuh sibuk dengan usahanya memenuhi kebutuhannya, kebanyakan mereka menganggap pengucapan kata-kata kotor, membuang sampah sembarangan, membunyikan radio dengan keras merupakan hal biasa. Namun hal tersebut bagi masyarakat umum merupakan hal yang menyimpang.

      Nama : Nur Aeni ( 22 )
      Kelas : X IPS 1

      Hapus
    6. Latar Belakang/sebab-sebab terjadinya penyimpangan Sosial :
       Proses sosialisasi yang tidak sempurna atau tidak berhasil karena seseorang mengalami kesulitan dalam hal komunikasi ketika bersosialisasi. Artinya individu tersebut tidak mampu mendalami norma- norma masyarakat yang berlaku.

       Penyimpangan juga dapat terjadi apabila seseorang sejak masih kecil mengamati bahkan meniru perilaku menyimpang yang dilakukan oleh orang-orang dewasa.
      3.Terbentuknya perilaku menyimpang juga merupakan hasil sosialisasi nilai sub kebudayaan menyimpang yang di pengaruhi oleh beberapa faktor seperti faktor ekonomi dan faktor agama. Contoh karena kekurangan biaya seorang pelajar mencuri dan seseorang yang tidak memiliki dasar agama hidupnya tanpa arah dan tujuan.
       Pertentangan antar agen sosialisasi
      Pesan-pesan yang disampaikan antara agen sosialisasi yang satu dengan agen sosialisasi yang lain kadang bertentangan, misalnya : orang tua mengajarkan merokok itu tidak baik, sementara iklan rokok begitu menarik, dan anak memiliki kelompok teman sebaya yang pada umumnya merokok, sehingga jika ia mengikuti pesan orang tuanya ia akan menyimpang dari norma kelompoknya, lama-lama anak tersebut akan menjadi perokok.
       Pertentangan antara norma kelompok dengan norma masyarakat
      Kelompok masyarakat tertentu memiliki norma yang bertentangan dengan norma masyarakat pada umumnya. Contoh : masyarakat yang hidup di daerah kumuh sibuk dengan usahanya memenuhi kebutuhannya, kebanyakan mereka menganggap pengucapan kata-kata kotor, membuang sampah sembarangan, membunyikan radio dengan keras merupakan hal biasa. Namun hal tersebut bagi masyarakat umum merupakan hal yang menyimpang.

      Febryan taufik kurniawan
      X IPS II

      Hapus
  15. Nama:Dinda Kusuma Wardani
    Kls. :X IPS 3
    Tujuan pengolahan data, pengolahan hasil penelitian adalah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tujuannya untuk mendapatkan suatu data hasil perhitungan yang mengarah pada sautu kesimpulan. Dan data hasil perhitungan itu dapat dimanfaatkan untuk aplikasinya.

      Setyorani Rachma S
      X IPS 3

      Hapus
    2. Untuk mendapatkan suatu data hasil perhitungan yang mengarah pada suatu kesimpulan,dan data hasil perhitungan itu dapat dimanfaatkan untuk aplikasinya di dunia.

      Patrisia Jeni A.
      X IPS 1

      Hapus
    3. Tujuannya untuk mendapatkan suatu data hasil perhitungan yang mengarah pada sautu kesimpulan.

      Febryan taufik kurniawan
      X IPS II

      Hapus
  16. Faiz Afri Pratama
    X ips 3
    Sebutkan Faktor yang mempengaruhi perilaku menyimpang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Faktor yang mempengaruhi perilaku menyimpang:
      Faktor Internal:
      Intelegensi
      Kondisi fisik
      Kondisi psikis (kejiwaan)
      Kepribadian
      Usia
      Jenis Kelamin
      Kedudukan seseorang dalam keluarga
      Faktor eksternal
      Faktor sosial ekonomi
      Kondisi politik
      Faktor budaya
      Kehidupan rumah tangga
      Pendidikan di sekolah
      Pergaulan
      Media massa

      Fauzi khoirul umam
      X Ips 1 (12)

      Hapus
    2. Faktor yang mempengaruhi perilaku menyimpang:
      1.Fakt Internal:
      Intelegensi
      Kondisi fisik
      Kondisi psikis (kejiwaan)
      Kepribadian
      Usia
      Jenis Kelamin
      Kedudukan seseorang dalam keluarga
      2.Faktor eksternal
      Faktor sosial ekonomi
      Kondisi politik
      Faktor budaya
      Kehidupan rumah tangga
      Pendidikan di sekolah
      Pergaulan
      Media massa

      Nabila hanim I
      X ips 2

      Hapus
    3. Kurangnya didikan dan kasihsayang orang tua
      kurangnya belajar agama

      Meisheila Berlian K
      X IPS 2

      Hapus
    4. Faktor yang mempengaruhi perilaku menyimpang:
      - Faktor Internal:
      1. Intelegensi
      2. Kondisi fisik
      3. Kondisi psikis (kejiwaan)
      4. Kepribadian
      5. Usia
      6. Jenis Kelamin
      7. Kedudukan seseorang dalam keluarga
      - Faktor eksternal
      1. Faktor sosial ekonomi
      2. Kondisi politik
      3. Faktor budaya
      4. Kehidupan rumah tangga
      5. Pendidikan di sekolah
      6.Pergaulan
      7. Media massa

      Hapus
    5. Faktor yang mempengaruhi perilaku menyimpang:
      1.Fakt Internal:
      Intelegensi
      Kondisi fisik
      Kondisi psikis (kejiwaan)
      Kepribadian
      Usia
      Jenis Kelamin
      Kedudukan seseorang dalam keluarga
      2.Faktor eksternal
      Faktor sosial ekonomi
      Kondisi politik
      Faktor budaya
      Kehidupan rumah tangga
      Pendidikan di sekolah
      Pergaulan
      Media massa

      Febryan taufik kurniawan
      X IPS II

      Hapus
  17. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  18. - Ketidakharmonisan dalam keluarga
    - dorongan ekonomi yang tidak mencukupi
    - pergaulan yang salah
    - pelampisan rasa kekecewaan atau kegagalan

    Patrisia Jeni A.
    X IPS 1

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1.Sikap mental yang tidak sehatsuatu sikap tidak merasa bersalah/ menyesal atas perbuatannya yang menurut masyarakat dianggap menyimpang. Contoh : maklar kasus, renternir, dll.
      2.Ketidakharmonisan dalam rumah tanggadisharmonisasi dalam keluarga sepertiBroken Home, salah satu anggota keluarga ada yang meninggal, dll.
      3.Pelampiasan rasa kecewakegagalan terhadap suatu yang diinginkan dapat menyebabkan perilaku menyimpang sebagai bentuk pelarian masalah. Contoh : narkoba, bunuh diri
      4.Dorongan kebutuhan ekonomi kemiskinan

      Tegar karyawan herra prasetyo
      X IPS 1

      Hapus
  19. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  20. Jelaskan upaya yang dapat di lakukan untuk menghindari pergaulan bebeas..!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Upaya upaya menghindari pergaulan bebas:
      1.memperkuat pendidikan agama
      2.membentuk karakter yang positif
      3.memilih teman
      4.memperluas pengetahuan
      5.taat pada hukum
      6.membatasi pergaulan
      7.menjaga tingkah laku

      Hapus
    2. Nama :Tegar aryawan herra p
      Kelas :X IPS 1
      JELASKAN FUNGSI DAN MANFAAT PENELITIAN SOSIAL!

      Hapus
    3. Fungsi Penelitian Sosial secara umum:
      1. Mendeskripsikan fenomena sosial dalam masyarakat.
      2. Memprediksi fenomena yang akan terjadi.
      3. Menemukan pengetahuan baru dan mengembangkan pengetahuan yang sudah ada.
      4. Menguji kebenaran yang telah ada.
      5. Memecahkan masalah sosial dalam masyarakat.

      Manfaat Penelitian Sosial secara umum:
      1. Penjajakan, yaitu menemukan cara terbaik dalam memecahkan masalah.
      2. Deskriptif, yaitu melakukan pengukuran atau deskripsi yang cermat terhadap gejala sosial tertentu.
      3. Eksplanatori, yaitu menjelaskan faktor yang menyebabkan terjadinya suatu fenomena sosial.
      4. Evaluatif, yaitu mengetahui capaian tujuan yang ditetapkan pada awal program.
      5. Prediktif, yaitu mampu melakukan perkiraan fenomena sosial yang akan terjadi.

      Manfaat Penelitian Sosial secara khusus:
      1. Manfaat penelitian sosial bagi peneliti yaitu mengembangkan ilmu dan keterampilan yang dimiliki, mempertanggungjawabkan penelitian, baik kepada diri sendiri maupun orang lain, serta meningkatkan karier peneliti.
      2. Manfaat penelitian sosial bagi ilmu pengetahuan yaitu menambah khazanah ilmu pengetahuan dan menjadi referensi penelitian bagi peneliti lainnya.
      3. Manfaat penelitian sosial bagi pemerintah yaitu memperoleh pertimbangan dalam mengambil kebijakan, memperoleh solusi dalam memcahkan masalah sosial, serta memperoleh saran untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program pemerintah.
      4. Manfaat penelitian sosial bagi masyarakat yaitu memberikan informasi mengenai kebutuhan masyarakat, memberi masukan dan strategi pemecahan masalah, serta memberikan informasi terpecaya dan dapat dipertanggungjawabkan.
      5. Manfaat penelitian bagi pelajar yaitu meningkatkan kepekaan sosial, mengembangkan kreativitas, melatih kemampuan analisis, melatih kecakapan mendiskusi hasil penelitian, serta melatih kemampuan memecahkan masalah di lingkungan sekitar.

      Hapus
    4. Fungsi Penelitian Sosial secara umum:
      1. Mendeskripsikan fenomena sosial dalam masyarakat.
      2. Memprediksi fenomena yang akan terjadi.
      3. Menemukan pengetahuan baru dan mengembangkan pengetahuan yang sudah ada.
      4. Menguji kebenaran yang telah ada.
      5. Memecahkan masalah sosial dalam masyarakat.

      Manfaat Penelitian Sosial secara umum:
      1. Penjajakan, yaitu menemukan cara terbaik dalam memecahkan masalah.
      2. Deskriptif, yaitu melakukan pengukuran atau deskripsi yang cermat terhadap gejala sosial tertentu.
      3. Eksplanatori, yaitu menjelaskan faktor yang menyebabkan terjadinya suatu fenomena sosial.
      4. Evaluatif, yaitu mengetahui capaian tujuan yang ditetapkan pada awal program.
      5. Prediktif, yaitu mampu melakukan perkiraan fenomena sosial yang akan terjadi.

      Manfaat Penelitian Sosial secara khusus:
      1. Manfaat penelitian sosial bagi peneliti yaitu mengembangkan ilmu dan keterampilan yang dimiliki, mempertanggungjawabkan penelitian, baik kepada diri sendiri maupun orang lain, serta meningkatkan karier peneliti.
      2. Manfaat penelitian sosial bagi ilmu pengetahuan yaitu menambah khazanah ilmu pengetahuan dan menjadi referensi penelitian bagi peneliti lainnya.
      3. Manfaat penelitian sosial bagi pemerintah yaitu memperoleh pertimbangan dalam mengambil kebijakan, memperoleh solusi dalam memcahkan masalah sosial, serta memperoleh saran untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program pemerintah.
      4. Manfaat penelitian sosial bagi masyarakat yaitu memberikan informasi mengenai kebutuhan masyarakat, memberi masukan dan strategi pemecahan masalah, serta memberikan informasi terpecaya dan dapat dipertanggungjawabkan.
      5. Manfaat penelitian bagi pelajar yaitu meningkatkan kepekaan sosial, mengembangkan kreativitas, melatih kemampuan analisis, melatih kecakapan mendiskusi hasil penelitian, serta melatih kemampuan memecahkan masalah di lingkungan sekitar.

      Hapus
  21. Sebutkan dan jelaskan perilaku menyimpang berdasarkan sifat perilaku menyimpang!
    Nama : Nur Aeni ( 22 )
    Kelas : X IPS 1

    BalasHapus
    Balasan
    1. Penyimpangan yang bersifat positif adalah penyimpangan yang tidak sesuai dengan aturan-aturan atau norma-norma yang berlaku, tetapi mempunyai dampak positif terhadap sistem sosial. Atau dengan kata lain, penyimpangan yang terarah pada nilai-nilai sosial yang ideal (didambakan) walaupun cara atau tindakan yang dilakukan itu seolah-olah atau tampaknya menyimpang dari norma yang berlaku, padahal sebenarnya tidak. Seseorang dikatakan menyimpang secara positif apabila dia berusaha merealisasikan suatu cita-cita, namun masyarakat pada umumnya menolak atau tidak dapat menerima caranya. Akibatnya orang tersebut akan menerima celaan dari masyarakat.

      Penyimpangan yang bersifat negatif adalah kecenderungan bertindak ke arah nilai-nilai sosial yang dipandang rendah dan akibatnya selalu buruk. Jenis tindakan seperti ini dianggap tercela dalam masyarakat. Si pelaku bahkan bisa dikucilkan dari masyarakat. Bobot penyimpangan negatif itu diukur menurut kaidah susila dan adat istiadat, sehingga sanksi yang diberikan kepada pelanggarnya dinilai lebih berat daripada pelanggaran terhadap tata cara dan sopan santun. Contohnya pencurian, perampokan, pelacuran, dan pemerkosaan.

      Yustira Olga O
      X IPS 1/33

      Hapus
    2. Penyimpangan yang bersifat positif adalah penyimpangan yang tidak sesuai dengan aturan-aturan atau norma-norma yang berlaku, tetapi mempunyai dampak positif terhadap sistem sosial. Atau dengan kata lain, penyimpangan yang terarah pada nilai-nilai sosial yang ideal (didambakan) walaupun cara atau tindakan yang dilakukan itu seolah-olah atau tampaknya menyimpang dari norma yang berlaku, padahal sebenarnya tidak. Seseorang dikatakan menyimpang secara positif apabila dia berusaha merealisasikan suatu cita-cita, namun masyarakat pada umumnya menolak atau tidak dapat menerima caranya. Akibatnya orang tersebut akan menerima celaan dari masyarakat.

      Penyimpangan yang bersifat negatif adalah kecenderungan bertindak ke arah nilai-nilai sosial yang dipandang rendah dan akibatnya selalu buruk. Jenis tindakan seperti ini dianggap tercela dalam masyarakat. Si pelaku bahkan bisa dikucilkan dari masyarakat. Bobot penyimpangan negatif itu diukur menurut kaidah susila dan adat istiadat, sehingga sanksi yang diberikan kepada pelanggarnya dinilai lebih berat daripada pelanggaran terhadap tata cara dan sopan santun. Contohnya pencurian, perampokan, pelacuran, dan pemerkosaan.

      Fanessa widyastuti
      X IPS 2

      Hapus
  22. NAMA: LAILA CAHYATI
    KELAS: X IPS2

    Membahas tentang sosialisasi,Perilaku menyimpang&Pengendalian sosial.

    *Sosialisasi menurut PETER I.RINGER
    sosialisali adalah proses pada seorang anak yang sedang belajar mengajar anggota masyarakat.
    *Perilaku menyimpang perilaku yang tidak sesuai dengan nilai nilai dan norma norma sosial.
    *Pengendalian sosial suatu sistem yang mendidik,berperilaku sesuai dengan norma agar kehidupan masyarakat bersih dan teratur.

    BalasHapus
  23. Senin, 28 Mei 2012
    Sifat-Sifat Perilaku Menyimpang

    Dalam masyarakat kita mengenal dua sifat perilaku menyimpang yaitu perilaku menyimpang yang bersifat positif dan perilaku menyimpang yang bersifat negatif.
    A. Penyimpangan yang Bersifat Positif


    Penyimpangan yang bersifat positif adalah penyimpangan yang tidak sesuai dengan aturan-aturan atau norma-norma yang berlaku, tetapi mempunyai dampak positif terhadap sistem sosial. Atau dengan kata lain, penyimpangan yang terarah pada nilai-nilai sosial yang ideal (didambakan) walaupun cara atau tindakan yang dilakukan itu seolah-olah atau tampaknya menyimpang dari norma yang berlaku, padahal sebenarnya tidak. Seseorang dikatakan menyimpang secara positif apabila dia berusaha merealisasikan suatu cita-cita, namun masyarakat pada umumnya menolak atau tidak dapat menerima caranya. Akibatnya orang tersebut akan menerima celaan dari masyarakat. Dapatkah kamu menyebutkan contoh-contohnya?

    B. Penyimpangan yang Bersifat Negatif


    Penyimpangan negatif adalah kecenderungan bertindak ke arah nilai-nilai sosial yang dipandang rendah dan akibatnya selalu buruk. Jenis tindakan seperti ini dianggap tercela dalam masyarakat. Si pelaku bahkan bisa dikucilkan dari masyarakat. Bobot penyimpangan negatif itu diukur menurut kaidah susila dan adat istiadat, sehingga sanksi yang diberikan kepada pelanggarnya dinilai lebih berat daripada pelanggaran terhadap tata cara dan sopan santun. Contohnya pencurian, perampokan, pelacuran, dan pemerkosaan.

    Vicka maylanda p
    X ips 2

    BalasHapus
    Balasan
    1. •bersifat positif
      Berdampak positif dan sejalan dengan model kehidupan yang ideal
      •berdampak negatif
      Berdampak negatif tidak sejalan dengan model kehidupan yang ideal serta termasuk tindakan kejahatan

      Hapus
  24. Nama :Tegar aryawan herra p
    Kelas :X IPS 1
    JELASKAN FUNGSI DAN MANFAAT PENELITIAN SOSIAL!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. Fungsi penelitian adalah kegunaanpenelitian sosial. Berguna untuk siapa? Fungsi penelitian sosial sedikitnyamemiliki kegunaan dalam tiga hal, yaitu: kegunaan untuk pengembangan ilmusosial itu sendiri, kegunaan bagi masyarakat (sasaran penelitian), dan kegunaanuntuk peneliti sendiri.


      Bagus Aryo
      X IPS 3

      Hapus
    3. Fungsi Penelitian Sosial secara umum:
      1. Mendeskripsikan fenomena sosial dalam masyarakat.
      2. Memprediksi fenomena yang akan terjadi.
      3. Menemukan pengetahuan baru dan mengembangkan pengetahuan yang sudah ada.
      4. Menguji kebenaran yang telah ada.
      5. Memecahkan masalah sosial dalam masyarakat.

      Manfaat Penelitian Sosial secara umum:
      1. Penjajakan, yaitu menemukan cara terbaik dalam memecahkan masalah.
      2. Deskriptif, yaitu melakukan pengukuran atau deskripsi yang cermat terhadap gejala sosial tertentu.
      3. Eksplanatori, yaitu menjelaskan faktor yang menyebabkan terjadinya suatu fenomena sosial.
      4. Evaluatif, yaitu mengetahui capaian tujuan yang ditetapkan pada awal program.
      5. Prediktif, yaitu mampu melakukan perkiraan fenomena sosial yang akan terjadi.

      Manfaat Penelitian Sosial secara khusus:
      1. Manfaat penelitian sosial bagi peneliti yaitu mengembangkan ilmu dan keterampilan yang dimiliki, mempertanggungjawabkan penelitian, baik kepada diri sendiri maupun orang lain, serta meningkatkan karier peneliti.
      2. Manfaat penelitian sosial bagi ilmu pengetahuan yaitu menambah khazanah ilmu pengetahuan dan menjadi referensi penelitian bagi peneliti lainnya.
      3. Manfaat penelitian sosial bagi pemerintah yaitu memperoleh pertimbangan dalam mengambil kebijakan, memperoleh solusi dalam memcahkan masalah sosial, serta memperoleh saran untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program pemerintah.
      4. Manfaat penelitian sosial bagi masyarakat yaitu memberikan informasi mengenai kebutuhan masyarakat, memberi masukan dan strategi pemecahan masalah, serta memberikan informasi terpecaya dan dapat dipertanggungjawabkan.
      5. Manfaat penelitian bagi pelajar yaitu meningkatkan kepekaan sosial, mengembangkan kreativitas, melatih kemampuan analisis, melatih kecakapan mendiskusi hasil penelitian, serta melatih kemampuan memecahkan masalah di lingkungan sekitar.

      Hapus
    4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    5. Fungsi Penelitian Sosial secara umum:
      1. Mendeskripsikan fenomena sosial dalam masyarakat.
      2. Memprediksi fenomena yang akan terjadi.
      3. Menemukan pengetahuan baru dan mengembangkan pengetahuan yang sudah ada.
      4. Menguji kebenaran yang telah ada.
      5. Memecahkan masalah sosial dalam masyarakat.

      Manfaat Penelitian Sosial secara umum:
      1. Penjajakan, yaitu menemukan cara terbaik dalam memecahkan masalah.
      2. Deskriptif, yaitu melakukan pengukuran atau deskripsi yang cermat terhadap gejala sosial tertentu.
      3. Eksplanatori, yaitu menjelaskan faktor yang menyebabkan terjadinya suatu fenomena sosial.
      4. Evaluatif, yaitu mengetahui capaian tujuan yang ditetapkan pada awal program.
      5. Prediktif, yaitu mampu melakukan perkiraan fenomena sosial yang akan terjadi.

      Manfaat Penelitian Sosial secara khusus:
      1. Manfaat penelitian sosial bagi peneliti yaitu mengembangkan ilmu dan keterampilan yang dimiliki, mempertanggungjawabkan penelitian, baik kepada diri sendiri maupun orang lain, serta meningkatkan karier peneliti.
      2. Manfaat penelitian sosial bagi ilmu pengetahuan yaitu menambah khazanah ilmu pengetahuan dan menjadi referensi penelitian bagi peneliti lainnya.
      3. Manfaat penelitian sosial bagi pemerintah yaitu memperoleh pertimbangan dalam mengambil kebijakan, memperoleh solusi dalam memcahkan masalah sosial, serta memperoleh saran untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program pemerintah.
      4. Manfaat penelitian sosial bagi masyarakat yaitu memberikan informasi mengenai kebutuhan masyarakat, memberi masukan dan strategi pemecahan masalah, serta memberikan informasi terpecaya dan dapat dipertanggungjawabkan.
      5. Manfaat penelitian bagi pelajar yaitu meningkatkan kepekaan sosial, mengembangkan kreativitas, melatih kemampuan analisis, melatih kecakapan mendiskusi hasil penelitian, serta melatih kemampuan memecahkan masalah di lingkungan sekitar.

      Febryan taufik kurniawan
      X IPS II

      Hapus
  25. 1. Memperkuat Pendidikan Agama

    2. Membentuk Karakter yang Positif

    3. Memilih Teman

    4. Mempererat Hubungan Orangtua dan Anak

    5. Memberikan Pendidikan Seks Pada Anak dan Remaja

    Auliya hilma
    X IPS 3

    BalasHapus
  26. Berikan contoh perilaku penyimpangan sosial !

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1.Tindak Kejahatan atau Kriminal
      2.Penyimpangan seksual
      3..Pemakaian dan peredaran obat terlarang dan alkoholisme
      4.Penyimpangan gaya hidup
      5.Tawuran atau perkelahian antar pelajar.

      Nama : Adrian Darmawan
      Kelas : X IPS 2

      Hapus
    2. Kenakalan Remaja.
      Penyalahgunaan Narkora.
      Kekerasan Dalam Rumah Tangga.
      Begal.
      Mabuk-Mabukan.
      Pelecehan Sexual.
      Pencurian.
      dan lain lain.

      Nama : m zakki ilwana
      Kelas : x IPS 3

      Hapus
    3. 1. Tawuran antar pelajar.
      2. Penggunaan serta peredaran obat obatan terlarang dan miras.
      3. Membolos sekolah.
      4. Korupsi.
      5. Penyimpangan gaya hidup kebarat baratan.
      6. Penyimpangan seksual.
      7. Pornografi.
      8. Perampokan atau pencurian.
      9. Perdagangan manusia.
      10. Kejahatan dunia maya.

      Hapus
    4. Pergeseran peran
      1. Perempuan yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online.
      2. Perempuan yang berprofesi sebagai pemecah batu, tukang bangunan.
      3. Perempuan yang berprofesi sebagai pilot.

      2. Kenakalan remaja
      A. Tawuran antar pelajar
      B. Membolos sekolah

      3. Penyimpangan seksual
      A. Homoseksualitas dan Lesbian
      B. Pedhopillia
      C. Incest

      4. Alkoholisme
      5. Pornografi dan pornoaksi
      6. Kekerasan dalam rumah tangga
      7. Kriminalitas
      A. Menggunakan Narkoba
      B. Korupsi
      C. Kejahatan dunia maya ( Cyiber Crime)
      D. Perampokan
      E. Perdagangan Manusia ( Human Trafficking )

      Nama : Nur Aeni ( 22 )
      Kelas : X IPS 1

      Hapus
  27. NAMA: LAILA CAHYATI
    KELAS: X IPS2

    Sebutkan 5 contoh perilaku menyimpang karena faktor sosialisasi yang tidak sempurna?

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Seorang anak yang didik untuk tidak merokok, namun dalam lingkungan terdekatnya seperti ayahnya masih merokok serta berada dalam lingkungan pergaulan yang rata - rata para perokok

      2. anak perempuan sulung bertindak atau berperilaku seperti laki - laki, hal ini dapat terjadi dikarenakan didikan dari kedua orang tuanya yang terlalu keras.

      3. Orang tua yang selalu mengajarkan anak - anaknya untuk menjauhi tindakan kekerasan, namun disini terkadang orang tua lalai dalam mengawasi tayangan anak - anaknya. Banyak anak - anak yang bermain gadget menonton tayangan yang menunjukkan adanya adegan kekerasan

      4 Perilaku anak laki - laki yang seperti perempuan karena didikan dan perlakuan dari orang tuanya yang memperlakukan anaknya seperti anak perempuan

      Hapus
  28. NAMA: LAILA CAHYATI
    KELAS: X IPS2

    Sebutkan 5 contoh perilaku menyimpang karena faktor sosialisasi yang tidak sempurna?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Contoh Perilaku Menyimpang:
      1.Tindak Kejahatan atau Kriminal;spt pembunuhan, perampokan, pencurian, pemalsuan, penganiayaan, pemerkosaan, penculikan, dll.
      2.Penyimpangan seksual; Sodomi, transeksual,masokisme, homoseks, incest, scoptophilia, transvestite, kumpul kebo, necrophilia, perzinahan, pelacuran, dsb.
      3.Pemakaian dan peredaran obat terlarang dan alkoholisme
      4.Penyimpangan gaya hidup: spt arogansi (kesombongan), sikap eksentrik, konsumerisme, dll.
      5.Tawuran atau perkelahian antar pelajar.
      Nama : Nur Aeni ( 22 )
      Kelas : X IPS 1

      Hapus
  29. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  30. Mengapa sosialisasi di perlukan


    Auliya Hilma
    X IPS 3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    3. Karena dengan sosialisasi diharapkan individu dapat:
      Menyesuaikan perilaku yang diharapkan dan dianggap baik oleh masyarakat
      Mengenal dirinya dan mengembangkan segala kemampuan dengan lingkungan social
      Mampu menjadi anggota masyarakat yang baik
      Memperoleh konsep tentang dirinya.
      Nama : Nur aeni
      Kelas : X IPS 1

      Hapus
    4. a.   Manusia tidak dapat hidup sendiri dalam kehidupannya.
      b.   Manusia memiliki perbedaan baik dalam sifat, budaya, dan adat istiadat.
      c.   Dengan mempelajari nilai, norma, dan peran; seseorang akan dapat hidup dengan baik dalam lingkungannya atau masyarakat tempat tinggalnya.

      Nama: Nanik Rismayani
      Kelas:X IPS 3

      Hapus
    5.   Manusia tidak dapat hidup sendiri dalam kehidupannya.manusia memiliki perbedaan baik dalam sifat, budaya, dan adat istiadat. Dengan mempelajari nilai, norma, dan peran; seseorang akan dapat hidup dengan baik dalam lingkungannya atau masyarakat tempat tinggalnya.

      Nama:Lausa Darmayudhanti
      Kelas:X IPS 3

      Hapus
    6. Karena manusia tidak ada yang sempurna,ada yang memiliki keiurangakada juga yang memiliki kelebihan , maka dari itu Manusia tidak dapat hidup sendiri dalam kehidupannya.Manusia memiliki perbedaan baik dalam sifat, budaya, dan adat istiadat.   Dengan mempelajari nilai, norma, dan peran seseorang akan dapat hidup dengan baik dalam lingkungannya atau masyarakat tempat tinggalnya,serta saling menghargai dan membantu satu sama lainnya,

      Yustiraaa Olga O
      X IPS 1 / 33

      Hapus
  31. Wah....Tri Puji, Yustira, Fauzi.....kompak ni ye.....presisisosiologi

    BalasHapus
  32. Secara umum pengertian sosialisasi adalah proses dimana manusia mempelajari tata cara kehidupan pribadi ataupun bermasyarakat. Proses sosialisasi melalui 4 tahap yaitu persiapan, meniru, siap bertindak, menerima norma. Faktor yang mempengaruhi perilaku yaitu faktor internal dan eksternal. Jenis perilaku yang menyimpang :
    - tindak kejahatan atau kriminal
    - penyimpangan seksual
    - pemakaian dan peredaran obat terlarang
    - penyimpangan gaya hidup

    Dari penyimpangan-penyimpangan di atas harus dikendalikan agar mencegah dan mereda ketegangan sosial antara seseorang atau sekelompok orang. Pengendalian sosial dibagi menjadi preventif dan represif.

    Muhammad Wahyu Tri Ferdiyanto (21)
    X IPS 1

    BalasHapus
  33. Apa penyebab penyimpangan sosial?dan apa yang diharapkan setelah adanya'penanggulangan penyimpangan sosial?

    Yustira Olga O
    X IPS 1 (33)

    BalasHapus
  34. Pengertian sosialisasi menurut Bruce J Cohen

    Nama: Lausa Darmayudhanti
    Kelas: X IPS 3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bruce J Cohen:
      Sosialisasi adalah proses dimana manusia mempelajari tata cara kehidupan dalam masyarakatnya, untuk memperoleh kepribadian dan membangun kapasitas untuk berfungsi, baik sebagai individu maupun sebagai anggota kelompok.

      Nabila Hanim I
      X ips 2

      Hapus
    2. Menurut Bruce J Cohen, sosialisasi adalah proses dimana manusia mempelajari tata cara kehidupan dalam masyarakatnya, untuk memperoleh kepribadian dan membangun kapasitas untuk berfungsi, baik sebagai individu maupun sebagai anggota kelompok.

      Hapus
    3. menurut Bruce J Cohen; Sosialisasi adalah proses dimana manusia mempelajari tata cara kehidupan dalam masyarakatnya, untuk memperoleh kepribadian dan membangun kapasitas untuk berfungsi, baik sebagai individu maupun sebagai anggota kelompok.

      Gautama Gigih p
      X SOS 1

      Hapus
  35. Pemicu terjadinya prilaku menyimpang secara garis besar adalah dari latar belakang ekonomi, tingkat pendidikan, permasalahan keluarga, tingkat kesadaran spiritual, dan kesalahan sosialisasi.

    Setelah Adanya penanggulangan penyimpangan sosil diharapkan kehidupan ini bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

    2. Dapat berperilaku dan bersikap sesuai norma dan nilai yang berlaku.

    Nama : Nur Aeni
    Kelas : X IPS 1

    BalasHapus
  36. Nama :hanum salsabilla
    Kelas:10 ips 2
    Tuliskan dampak positif gejala sosial akibat heterogenitas sosial dalam masyarakat!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dampak positif gejala sosial akibat heterogenitas sosial dalam masyarakat adalah:

      •Memiliki sebuah potensi untuk dapat memunculkan sebuah nilai dan juga norma yang baru di dalam lingkungan masyarakat.

      •Mampu untuk memberikan perkembangan terhadap industrialisasi

      •Memiliki sebuah upaya untuk dapat mealkukan peningkatan akan kesetaraan gender

      •Memiliki sebuah bentuk akan kesadaran politik yang dimana menjadi semkain tinggi dari pada sebelumnya

      •Memiliki kemamapuan untk menciptakan sebuah diferensiasi strukltural

      •Memiliki sebuah bentuk perlindungan yang dimana akn terjadi terhadap sebuah kebebasan yang berada di dalam kehidupan beragama

      •Memiliki sebuah tingkat akan pendidikan formal yang dimaan semakin lebih tinggi daripada biasanya

      •Memiliki sebuah peningkatan terhadap kemampuan untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

      Hapus
    2. 1. Potensi Munculnya Nilai dan Norma Baru
      2. Adanya Upaya Mewujudkan Kesetaraan Gender
      3. Adanya Diferensiasi Struktural
      4. Tingkat Pendidikan Formal Semakin Tinggi dan Merata
      5. Meningkatnya Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
      6. Berkembangnya Industrialisasi
      7. Kesadaran Politik Semakin Tinggi
      8. Perlindungan terhadap Kebebasan dalam Kehidupan Beragama

      Hapus
    3. 1. Potensi Munculnya Nilai dan Norma Baru
      2. Adanya Upaya Mewujudkan Kesetaraan Gender
      3. Adanya Diferensiasi Struktural
      4. Tingkat Pendidikan Formal Semakin Tinggi dan Merata
      5. Meningkatnya Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
      6. Berkembangnya Industrialisasi
      7. Kesadaran Politik Semakin Tinggi
      8. Perlindungan terhadap Kebebasan dalam Kehidupan Beragama

      Nama : Annisa Tyas Wahyu S.
      Kelas. : X IPS 2

      Hapus
  37. Nama : Dhea Anzella
    Kelas : X IPS2

    Apakah pentingnya pengendalian sosial dalam kehidupan bermasyarakat ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terciptanya suatu keadaan yang serasi antara stabilitas dan perubahan didalam masyarakat

      Hapus
    2. Terciptanya suatu keadaan yang serasi antara stabilitas dan perubahan didalam masyarakat

      Hapus
    3. untuk mengatur tatanan sosial agar terciptanya kehidupan bermasyarakat yang harmonis
      Herlina
      X IPS 1

      Hapus
  38. Nama : Annisa Tyas Wahyu S.
    Kelas : X IPS 2
    Sebutkan faktor-faktor yang memengaruhi kepribadian?

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Pengalaman awal
      2. Pengaruh budaya
      3. Kondisi fisik
      4. Daya tarik
      5. Emosi
      6. Keberhasilan dan kegagalan
      7. Pengaruh keluarga

      Nabila hanim I
      X Ips 2

      Hapus
  39. Nama : Iftitah L
    Kelas : X IPS 3
    Mengapa keluarga merupakan agen sosialisasi yang primer atau utama bagi anak-anak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena keluarga merupakan peran utama dalam membentuk kepribadian setiap orang dalam bersosialisasi

      Nabila Hanim I
      X Ips 2

      Hapus
    2. karena keluarga merupakan lingkungan terdekat dari seseorang sehingga kepribadian seseorang akan terbentuk dengan sendirinya karena terbiasa dengan lingkungan keluarga

      Hapus
    3. Karena keluarga merupakan peran utama dalam membentuk kepribadian setiap orang dalam bersosialisasi dengan siapa saja
      herlina
      X ips 1

      Hapus
  40. Sosiologi merupakan suatu bidang ilmu yg mempelajari manusia sebagai mahluk sosial
    Tujuan sosiologi konsep sosiologi lembaga sosial, interaksi sosial, dan gejala.

    M. Rizqy Ainul. Y
    X IPS 3

    BalasHapus
  41. Nama:ammar maulana iqbal
    No:02
    Kelas: 10 ips 1

    A.)bagaimana bersosialisasi yang benar dan tepat?

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1.Sopan ama orang lain, mudah akrab.
      2.Menyapa
      3.Berbaur dengan orang lain atau lingkungan yang baik atau membawa dampak yang positif.

      Hapus
    2. 1. Bangun rasa percaya diri
      2. Lebih santai
      3. Eksplor minat kamu sendiri
      4. Tetaplah jadi diri sendiri
      5. Beranikan diri utk menyapa orang baru

      Hapus
    3. Bersosialisasi yang benar dan tepat dapat dilakukan dengan mengikuti norma dan aturan yang ada di masyarakat, dwngan begitu dapat terwujud proses sosialisasi sempurna dan tidak menyimpang

      Kurniawan Dedi saputro

      X IPS 1

      Hapus
  42. apa yang dimaksud dengan pengendalian sosial?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pengendalian sosial Merupakan suatu sistem yang mendidik, mengajak bahkan memaksa warga masyarakat untuk berperilaku sesuai dengan nilai dan norma-norma social agar kehidupan masyarakat tertib dan teratur.

      Hapus
    2. Pengendalian sosial adalah suatu mekanisme untuk mencegah penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku dan bersikap sesuai norma dan nilai yang berlaku.

      Hapus
    3. Pengendalian sosial adalah suatu mekanisme untuk mencegah penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku dan bersikap sesuai norma dan nilai yang berlaku.

      Lintang Abigail Yokanan
      X IPS 1 (18)

      Hapus
  43. sebut dan jelaskan pembedaan penyimpangan sosial menurut Lemert!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut Lemert, Penyimpangan dibedakan menjadi dua:
      1. Penyimpangan primer; dilakukan oleh seseorang secara temporer, dan pelakunya masih dapat diterima secara sosial
      2. Penyimpangan sekunder; penyimpangan yang dilakukan secara berulang-ulang bahkan menjadi kebiasaan dan ciri khas dari pelakunya.

      Hapus
  44. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  45. Nama : Ivan Prasetiyo N
    Kelas : X ips 2

    Mengapa pertama kita harus melalui proses tahap persiapan?

    BalasHapus
  46. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  47. Karena terdapat beberapa macam faktor yang menyebabkan terjadinya penyimpangan sosial, seperti:
    Faktor sosialisasi
    Merrupakan sebuah bentuk dari perilaku yang idmana menyimpang dikarenakan terdapat sebuah ketidaksesuaian akan pesan, norma dan juga nilai yang dimana kemudian akan disampakan pada masing-masing dari agen sosialisasi maupun pada individu lainnya.
    Faktor anomie
    Faktor anomie juga akan dijelaskan sebagai sebuah bentuk dari keadaaan yang dimana sebuah kelompok dari masyarakt akan kehilangan pegangan pada norma yang ada. Hal ini kemudian sering terjadi pada berbagai macam masyarkat yang dimana memiliki berbagai macam betnuk dari norma dan nilai yang saling bertentangan antara yang satu dengan yang lainnya.
    Faktor differential association
    Semakin tinggi sebuah interaksi sosial dengan orang yang dimana melakukan berbagai macam bentuk perilaku menyimpang akan semakin tinggi kemungkinan orang tersebut untuk melakukan tindakan penyimpangan.

    Rizkayoan
    Xips2

    BalasHapus
  48. Karena keluarga merupakan peran utama dalam membentuk kepribadian setiap orang dalam bersosialisasi

    Bernadus Adit
    Xips1

    BalasHapus
  49. Bernadus Adit
    Xips1

    mengapa sering terjadi konflik sosial?

    jawab:
    karna sifat dan sikap seseorang yang berbeda dan tidak adanya toleransi dan adapun hal lain yg meliputi seperti
    *perbedaan pendapat
    *saling mengejek
    *tidak bertoleransi

    BalasHapus
  50. Karena terdapat beberapa macam faktor yang menyebabkan terjadinya penyimpangan sosial, seperti:
    Faktor sosialisasi
    Merrupakan sebuah bentuk dari perilaku yang idmana menyimpang dikarenakan terdapat sebuah ketidaksesuaian akan pesan, norma dan juga nilai yang dimana kemudian akan disampakan pada masing-masing dari agen sosialisasi maupun pada individu lainnya.
    Faktor anomie
    Faktor anomie juga akan dijelaskan sebagai sebuah bentuk dari keadaaan yang dimana sebuah kelompok dari masyarakt akan kehilangan pegangan pada norma yang ada. Hal ini kemudian sering terjadi pada berbagai macam masyarkat yang dimana memiliki berbagai macam betnuk dari norma dan nilai yang saling bertentangan antara yang satu dengan yang lainnya.
    Faktor differential association
    Semakin tinggi sebuah interaksi sosial dengan orang yang dimana melakukan berbagai macam bentuk perilaku menyimpang akan semakin tinggi kemungkinan orang tersebut untuk melakukan tindakan penyimpangan.

    Nama : Dahan Alberlian L
    Kelas : X Ips 2

    BalasHapus
  51. Berbagai aksi demontrasi yang dilakukan oleh masyarakat kemungkinan akan mengakibatkan disintegrasi sosial. Namun demikian kegiatan tersebut juga mempunyai dampak positif, di antaranya ....

    BalasHapus
  52. Berbagai aksi demontrasi yang dilakukan oleh masyarakat kemungkinan akan mengakibatkan disintegrasi sosial. Namun demikian kegiatan tersebut juga mempunyai dampak positif, di antaranya ....


    Nama:Yogi Saputra
    Kelas :X ips 2
    Absen:35

    BalasHapus
  53. Apa saja gejala sosial yang berkaitan dengan penyimpangan sosial?

    Nama:Nanda bagus ardana
    kls:X ips 2
    No:28

    BalasHapus
  54. Jawab:Proses sosialisasi sangat penting bagi manusia karena proses sosialisasi berlangsung sepanjang hidup dan karena manusia adalah makhluk sosial, makhluk yang tidak bisa hidup tanpa orang lain, yang sangat membutuhkan teman,
    membutuhkan bantuan, membutuhkan keakraban, membutuhkan komunikasi serta membutuhkan interaksi dengan orang lain, dll

    Berbagai aksi demontrasi yang dilakukan oleh masyarakat kemungkinan akan mengakibatkan disintegrasi sosial. Namun demikian kegiatan tersebut juga mempunyai dampak positif, di antaranya ....

    Berbagai aksi demontrasi yang dilakukan oleh masyarakat kemungkinan akan mengakibatkan disintegrasi sosial. Namun demikian kegiatan tersebut juga mempunyai dampak positif, di antaranya ....


    Nama: Dhimas Galuh Eka A.
    Kelas:X IPS 2
    No. :08

    BalasHapus
  55. 1.penalaran deduktif memberlakukan prinsip-prinsip umum untuk mencapai kesimpulan-kesimpulan yang spesifik, sementara penalaran induktif menguji informasi yang spesifik, yang mungkin berupa banyak potongan informasi yang spesifik, untuk menarik suatu .
    2.a.berdasarkan pendekatan
    b.berdasarkan tujuan
    3.a.mendeteksi fenomena yang akan terjadi
    b.menguju kebenaran yang telah ada
    c.mengembangkan teknologi
    4.a.latar belakang masalah
    b.rumusan masalah
    c.hipotesis
    5.a.wawancara.
    b.observasi
    6.a.Populasi adalah merupakan wilayah generalisasi yang terdiri dari obyek/subyek yang memiliki kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.
    b.Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut, ataupun bagian kecil dari anggota populasi yang diambil menurut prosedur tertentu sehingga dapat mewakili populasinya.
    c.teknik sampling adalah teknik pengambilan sampel
    7.Penelitian Kualitatif adalah metode untuk mencari dan mengumpulkan data yang bersifat pemahaman dan tidak dapat diukur dengan angka, biasanya digunakan untuk memperoleh pendapat, alasan, dan motivasi masyarakat terhadap sebuah kegiatan, produk, atau persoalan, kemudian dari data ini nantinya diambil sebuah kesimpulan berupa teori atau hipotesis.

    Penelitian Kuantitatif adalah metode untuk mencari dan mengumpulkan data yang bisa diukur dengan angka atau persentase, biasanya data yang diperoleh akan diolah lebih lanjut dengan menggunakan model, teori, dan rumus matematika, sehingga dari data tersebut dapat diambil sebuah kesimpulan.

    BalasHapus
  56. Tujuan sosialisasi:
    Memberikan keterampilan yang dibutuhkan seseorang dalam kehidupan ditengah-tengah masyarakat
    Menanamkan nilai-nilai pada seseorang dan kepercayaan pokok yang ada di masyarakat
    Mengembangkan kememapuan seseorang untuk berbicara atau berkomunikasi dengan baik
    Mengembangkan kemampuan seseorang mengendalikan dirinya sesuai dengan fungsinya sebagai bagian dari masyarakat.


    Revaldo adikusuma
    Xips 1
    X

    BalasHapus
  57. 1.penalaran deduktif memberlakukan prinsip-prinsip umum untuk mencapai kesimpulan-kesimpulan yang spesifik, sementara penalaran induktif menguji informasi yang spesifik, yang mungkin berupa banyak potongan informasi yang spesifik, untuk menarik suatu .
    2.a.berdasarkan pendekatan
    b.berdasarkan tujuan
    3.a.mendeteksi fenomena yang akan terjadi
    b.menguju kebenaran yang telah ada
    c.mengembangkan teknologi
    4.a.latar belakang masalah
    b.rumusan masalah
    c.hipotesis
    5.a.wawancara.
    b.observasi
    6.a.Populasi adalah merupakan wilayah generalisasi yang terdiri dari obyek/subyek yang memiliki kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.
    b.Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut, ataupun bagian kecil dari anggota populasi yang diambil menurut prosedur tertentu sehingga dapat mewakili populasinya.
    c.teknik sampling adalah teknik pengambilan sampel
    7.Penelitian Kualitatif adalah metode untuk mencari dan mengumpulkan data yang bersifat pemahaman dan tidak dapat diukur dengan angka, biasanya digunakan untuk memperoleh pendapat, alasan, dan motivasi masyarakat terhadap sebuah kegiatan, produk, atau persoalan, kemudian dari data ini nantinya diambil sebuah kesimpulan berupa teori atau hipotesis.

    Penelitian Kuantitatif adalah metode untuk mencari dan mengumpulkan data yang bisa diukur dengan angka atau persentase, biasanya data yang diperoleh akan diolah lebih lanjut dengan menggunakan model, teori, dan rumus matematika, sehingga dari data tersebut dapat diambil sebuah kesimpulan.


    Nama: Bagus ramadan
    Kelas : X IPS 2

    BalasHapus
  58. Karena terdapat beberapa macam faktor yang menyebabkan terjadinya penyimpangan sosial, seperti:
    Faktor internal,Faktor eksternal, dan karena di dalam masyarakat mesti ada perbedaan pendapat dll

    Bernadus Adit
    Xips1

    BalasHapus
  59. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

Posting Komentar